METRO — Fraksi Gabungan Partai Golkar, Demokrat, dan PKB DPRD Kota Metro meminta Pemerintah Kota Metro memperkuat evaluasi terhadap sejumlah program pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kota Metro saat fraksi gabungan membacakan pandangan umum terhadap LKPJ Wali Kota Metro Tahun Anggaran 2025, Senin (20/4/2026).
Juru bicara fraksi, Sutikno, mengatakan pemerintah daerah perlu memastikan setiap program yang dilaksanakan memiliki perencanaan yang jelas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Salah satu persoalan yang disoroti adalah banjir. Fraksi menilai persoalan tersebut tidak cukup ditangani melalui pembangunan drainase secara parsial, tetapi membutuhkan sistem saluran yang terhubung dari hulu sampai hilir.
“Saluran drainase saat ini cenderung berdiri sendiri dan belum saling terhubung antar ruas jalan,” kata Sutikno.
Menurutnya, keterhubungan sistem drainase perlu menjadi perhatian agar pembangunan yang dilakukan tidak hanya menyelesaikan persoalan di satu titik, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap wilayah lain.
Ia mencontohkan pembangunan drainase di Jalan Al Muttaqin 2, Kelurahan Mulyojati. Fraksi menilai pembangunan infrastruktur harus melalui kajian yang matang sehingga fungsi dan manfaatnya dapat diukur.
Masalah lain yang turut disoroti adalah penerangan jalan umum. Sejumlah titik dinilai masih membutuhkan perhatian, terutama lampu yang tidak berfungsi dan pemeliharaan yang belum optimal.
“Kondisi ini berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan masyarakat, terutama pada malam hari,” ujarnya.
Pemerintah diminta melakukan pemeriksaan PJU secara berkala serta mempercepat penanganan apabila ditemukan lampu atau komponen yang mengalami kerusakan.
Selain infrastruktur, sektor kesehatan juga menjadi perhatian. Fraksi gabungan mencatat prevalensi stunting di Kota Metro pada 2025 sebesar 14,8 persen.
Fraksi meminta penanganan stunting dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai sektor. Kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah dan pemangku kepentingan dinilai diperlukan agar upaya pencegahan dan penanganannya dapat berjalan berkelanjutan.
Fraksi juga menyinggung kondisi jalan yang masih mengalami kerusakan di sejumlah lokasi. Perbaikan jalan diminta menjadi perhatian, disertai pengawasan terhadap kualitas pekerjaan.
Berbagai catatan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi Pemkot Metro dalam meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan publik, sehingga program yang dijalankan semakin tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. (ADV)

0 Komentar